Merdeka.com - Indosat masih bertahta di posisi kedua operator telekomunikasi seluler di Indonesia, terutama dari sisi jumlah pelanggan. Dalam kondisi industri telekomunikasi yang sulit, jumlah pelanggan merupakan satu-satunya parameter yang paling tepat untuk memosisikan peringkat operator.
Meski secara umum Indosat meningkat pendapat dan perusahaan dalam kondisi merugi, namun pengguna Indosat di 2013 meningkat 1,9 persen dari 58,5 juta di 2012 menjadi 59,6 juta di 2013 Dengan peningkatan dan jumlah pelanggan telekomunikas khususnya seluler yang didapat Indosat, saat ini secara jumlah pengguna Indosat menempati posisi kedua di bawah Telkomsel yang telah mencapai angka sekitar 130 juta pengguna
dan sedikit di atas XL. Berdasarkan laporan keuangan Indosat, peningkatan jumlah pengguna juga diikuti peningkatan Average Revenue Per User (ARPU) 1,8 persen dari 2012, sehingga menjadi Rp 27.600. Saat ini, Indosat memiliki total 24.280 BTS, yang artinya meningkat 10,7 persen dibandingkan 2012. Dari jumlah tersebut. sebanyak 18.871 adalah BTS 2G dan 5.409 merupakan BTS 3G. Adapun, ARPM atau average revenue per minute, jumlahnya meningkat dari Rp 127 pada 2012 menjadi Rp 137 pada akhir 2013. Sedangkan dari minute of user, jumlahnya menurun dari 104,4 menit pada 2012 menjadi 88,6 menit pada 2013. Industri telekomunikasi memasuki fase yang kian berat, kalau tak mau dibilang sekarat. Setidaknya ini dapat dilihat dari laporan keuangan operator telekomunikasi di tahun 2013, rata-rata hampir semua operator merugi. Tidak terkecuali operator nomor dua di Indonesia,
PT Indosat. Dalam laporan keuangan yang baru dipublikasikannya, sepanjang 2013 Indosat merugi hingga sebesar Rp 2,78 triliun. Ini berarti terjadi perubahan hingga -841,7 persen dibanding 2012.
Renungkan lah Sejenak
0 Response to "Meski rugi, Indosat masih nomor dua"
Posting Komentar